SINAR BATARA | JAKARTA – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tengah mematangkan agenda kunjungan kerja (kunker) sekaligus pembinaan ke daerah pada akhir bulan ini. Berdasarkan hasil koordinasi antara pihak Kemendes PDTT, Sawit Watch yang diwakili Putri, dan Gabungan Kelompok Tani Sejahtera (Gakoptas) yang diwakili Syahrul di kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Senin (14/9/2026), perwakilan kementerian dijadwalkan turun langsung ke lapangan.
Perwakilan Kemendes PDTT dari Direktorat Advokasi dan Kerja Sama Desa dan Perdesaan, Ir. Suhandani, M.M., dijadwalkan melakukan serangkaian agenda krusial di Desa Ujung Gading Julu, Kecamatan Simangambat, hingga tingkat Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mulai 27 hingga 29 September 2026.
Fokus utama kunker kali ini adalah memberikan pembinaan langsung ke Desa Ujung Gading Julu demi mendorong percepatan pembangunan dan kemandirian desa setempat. Guna mendukung kelancaran agenda tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) saat ini sedang memproses surat resmi penyesuaian jadwal terbaru.
Nantinya, pemerintah desa akan meneruskan surat tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara. Langkah ini diambil agar bupati dapat memfasilitasi ruang pertemuan sekaligus mengundang jajaran Dinas PMD setempat dalam forum koordinasi bersama.
Berdasarkan lini masa kegiatan yang telah disusun, berikut rincian agenda kerja perwakilan Kemendes PDTT:
- 27 September 2026: Keberangkatan Suhandani menuju titik lokasi untuk persiapan teknis.
- 28 September 2026: Pelaksanaan kunjungan lapangan dan program pembinaan desa di Desa Ujung Gading Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara.
- 29 September 2026: Pertemuan formal dengan jajaran pemerintah daerah yang berlokasi di Kantor Bupati Padang Lawas Utara.
Selain agenda utama tersebut, rencana kunjungan kerja ke Badan Informasi Geospasial (BIG) saat ini masih dalam tahap peninjauan ulang. Pihak panitia masih menunggu konfirmasi lanjutan, khususnya terkait keselarasan agenda yang diusulkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Lawas Utara.
Ketua Gakoptas, Imam Syahraini Siregar, S.T., menyampaikan bahwa kehadiran kementerian ini sangat krusial, terutama dalam hal kepastian tata ruang desa.
“Dengan adanya batas antar-desa yang definitif, konflik tenurial dan sengketa pengelolaan sumber daya alam antar-desa dapat dikurangi. Selain itu, pembangunan desa akan lebih tersistematis, administrasi lebih tertib, dan program pembangunan bisa tepat sasaran,” ujar Imam.
Rencana kedatangan tim Kemendes PDTT ini pun disambut baik oleh pemerintah desa setempat. Kepala Desa Ujung Gading Julu, Parubahan Hasibuan, mengaku sangat bersyukur atas perhatian dari pemerintah pusat.
“Kami sangat bersyukur kementerian mau meluangkan waktu untuk berkunjung ke desa kami. Tentu ini akan menjadi nilai positif bagi perkembangan wilayah kami. Mudah-mudahan kedatangan tim Kemendes PDTT membawa energi positif bagi Kabupaten Padang Lawas Utara, khususnya bagi Desa Ujung Gading Julu,” tutur Parubahan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (14/9/2026). (Red)
